![]() |
Image By www.lamoera.com |
Selamat Sore .!
Hemmzz . . . .Nampaknya sudah dua hari belum mengunjungi blog tercinta rupanya menyisakan tetesan-tetesan yang kian banyak hingga memenuhi wadahnya. Entah sok sibuk atau berlagak menyibukkan diri karena rutinitas, yang pasti rasa bahagia kian mendera kala jari bisa bersua dengan sahabat blogger tercinta dimanapun anda berada. Sengaja berbasa-basi dahulu sebelum menulis inti postingan, mungkin karena rasa rindu yang menderu ini tak tau harus kucurahkan pada siapa, selain menuliskannya di blog tercinta ini. Sudah ya cukup basa-basinya, Haru-haruannya cukup, langsung saja ke inti pembicaraan kita selanjutnya.
Setelah Postingan terakhir yang telah terpublikasi tentang Sistem Pakar (Expert System) kemarin. Kembali saya menghadirkan salah satu contoh lain dalam dunia Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegience) yaitu logika Fuzzy (Fuzzy Logic). Langsung saja, Saya sebagai manusia sederhana tidak ingin membuat pengertian yang terlalu kompleks dengan bahasa yang terlalu tinggi sehingga sulit untuk dipahami. Seperti yang kita tahu sejak dulu tentang Logika Konvensional, Mungkin serasa jenuh ketika mendengarnya dulu di bangu sekolahan. Namun dalam pembahasan kali ini saya akan coba membandingkannya dengan Logika Fuzzy yang saya tawarkan kali ini. Ketika kita mempelajari Logika Konvensional, maka akan menghasilkan nilai pasti yakni kalau tidak YES berarti NO. Kalau tidak 0 Berarti ya 1 . Inilah kelebihan dari Logika Konvensional, jadi selalu menghasilkan nilai yang pasti, jadi apabila di contohkan dalam dunia nyata akan begini misalnya,
JIKA ADI TIDAK PINTAR, MAKA ADI BODOH.
JIKA IBNU TIDAK JELEK, MAKA IBNU TAMPAN.
itu sekedar contoh saja bukan ajang promosi loh. Jika kita amati, dengan seksama dan dalam tempo yang selama yang anda suka, Maka pernyataan Logika Konvensional diatas terkesan "KAKU" dan Tidak bisa diganggu gugat dalam menghasilkan keputusan. Maka dari itulah pada tahun 1965 dengan kertas yang disebut “Fuzzy Sets” oleh seorang
pria bernama Lutfi Zadeh. Zadeh adalah profesor imigran dan Iran dari
teknik elektro UC Berkeley, departemen ilmu komputer. Sambungan sejarah
pertama logika fuzzy dapat dilihat dalam pemikiran Buddha, pendiri agama
Buddha sekitar 500 SM. Dia percaya bahwa dunia itu penuh dengan
kontradiksi dan semuanya berisi beberapa kebalikannya. Bertentangan
dengan pemikiran Buddha, filsuf Yunani Aristoteles menciptakan logika
biner melalui Hukum Tengah dikecualikan. Sebagian besar dunia Barat
menerima filosofi dan itu menjadi dasar pemikiran ilmiah. Masih hari
ini, jika ada sesuatu yang terbukti secara logis benar, itu dianggap
ilmiah benar. Dalam Bahasa Sederhannya Logika Fuzzy itu dibuat untuk membuat kesan KAKU dalam logika Konvensional menjadi lebih manusiawi, demi terwujudnya sebuah komputer yang akan menyerupai manusia dalam tingkahnya.
Pada Intinya, Jika Logika Konvensional merupakan Jawaban pasti yang kalau Tidak nilai 0 maka 1, Tidak demikian dengan Logika Fuzzy dia mencari nilai Antara 0 dan 1. Sehingga akan menghasilkan keputusan yang lebih manusiawi, Contohnya seperti diatas bisa berubah menjadi "SANGAT TAMPAN", "LUMAYAN", "CIKUP JELEK" dan "CUKUP TAMPAN". Dengan pengambilan keputusan yang beragam inilah yang menjadikan Logika Fuzzy menjadi Icon seorang programmer dalam mengembangkan Softwarenya, tentunya dengan beberapa metode-metode yang relevan dan berpengaruh.
Mungkin sedikit itu dulu perkenlannya dengan Logika Fuzzy, dilain kesempatan semoga bisa lebih memperdalamnya, karena jujur untuk memperdalam Logika Fuzzy ini memerlukan pengetahuan yang cukup, karena dalam sub-subnya ada banyak sekali, seperti SUBSET, Himpunan Fuzzynya, Kemudian ada Patchnya Juga, entah apalagi, Ini saya masih dalam tahap perkenalan saja dengan Logika Fuzzy ini, jadi mohon maklum ya .
Terima Kasih .!
24 comments
selamat siang mas Ibnu yang tidak jelek berarti ganteng :>)
susah juga mempelejari logika fuzzy yaa mas, lebih sulit dari logika komputer :>)
kunbal dari trikblogger.net
hmmm.. menarik juga nih logikanya.. mudah dimengerti setelah melihat contohnya..
nambah ilmu lagi nih..
btw.. follow back sukses
untuk saya pribadi sih ,ini adalah tambahan pengetahuan baru,walau masih agak puyeng hehe,namun kalau saya agak puyeng berarti ngirtinya banyak dong hahaha
Selamat malam gan nyimak dan ikutan suppotd hehe
benar, bagi saya juga merupakan ilmu baru nih
Yuhuu... Programer ni yeeeee
hehehe
ajarin duuunkksss
wah saya pernah denger ini istilah logika fuzzy ini. hanya saja saya nggak mudeng maksud nya hehehe
bahasannya saya gak ngerti hehe
ilmu tingkat tinggi ya kayanya
baca artikel logika fuzzy dengan seksama, kiranya bisa disebut ilmu eksakta ngga kang?
Selamat pagi dan selamat beraktifitas Mas Ibnu...
ijin menyimak artikel yang menarik ini mas walaupun saya gak mudeng dengan istilah pemrograman logika fuzzy
wah... sempet belajar gan logika fuzzy tapi bentar jadi ga faham betull
Setiap Komentar Akan Saya Usahakan Dibalas Secepatnya . !!
Emoticon